Hello! Ini hari terakhir kami di Jepang. Benar-benar ga pingin balik tapi kaki berasa sudah capek jalan ditambah persediaan uang sudah menipis, mau ga mau harus balik deh! 😐 ngumpul uang buat next travelling 💪

Setelah check-out dari hotel (koper bisa nitip di hotel), kami terlebih dahulu beli tiket bus Limosin ke Airport di stasiun bus Shinjuku ¥1230 perorang. Setelah beli siap kami pun jalan ke Stasiun Shinjuku (bersebrangan dengan stasiun bus Shinjuku) naik JR chuo line ke stasiun Kanda, kemudian pindah ke Ginza Subway ke Asakusa.


Jfi, Jr Chuo line adalah Jr line yang hanya melewati lingkaran Yamanote Line. Ada 2 kereta yang beroperasi di Chuo Line: warna orange rapid trains yang hanya berhenti di Shinjuku, Yotsuya, Ochanomizu, Kanda dan Tokyo station dan warna kuning local trains berhenti di semua stasiun Shinjuku dan Ochanomizu dan beroperasi di Sobu Line ke Chiba.

Sampai Asakusa, kami langsung nyari Ichiran Ramen lagi, ga makan keknya ga tahan banget. Berhubung nanti sudah balik Indonesia mesti makan dulu biar ga ngidam🤤. Ichiran disini ga begitu ramai dibandingkan Ichiran Shinjuku tapi rasanya ga usah tanya lagi deh, tetap enak bingits! 🍜

¥890

 Perut sudah kenyang, kami pun langsung berjalan ke Sensoji Temple. Sensoji Temple adalah kuil Buddha (Guan yin) tertua yang berada di Tokyo. Untuk sampai ke Sensoji Temple, terlebih dahulu harus melewati gerbang terluar yang disebut “kaminarimon”. Ciri khas dari Kuil Sensoji ini adalah lampion besar yang digantung di gerbang terluar bertulis “雷門” yang artinya gerbang halilintar.


*Kami perginya bukan di weekend tapi ramai banget. Seperti lautan manusia deh, susah banget mau dapat foto yang bagus jadi sy langsung foto lampionnya saja.

Setelah melewati gerbang terluar, maka langsung dapat melihat deretan toko menjual beragam barang seperti souvenir, baju, tas dan jajanan. Kami pun tergoda untuk mencoba dorayaki icecreamnya.

Enak banget, ¥210

 *di Nakamise street, ga di perbolehkan jalan sambil makan. Jadi habisin dulu jajanan yang dibeli baru sambung jalan menuju Kuil dan setelah siap makan, jangan lupa membuang sampah pada tempatnya. 👌

Ujung dari jalan Nakamise dori adalah Kuil Sensoji tersebut. Kuil Sensoji ini terkenal dengan Omikuji (selembar kertas yang bertulis tentang keberuntungan kita), tapi kami tidak mencobanya. Bagi yang ingin mencobanya, dikenakan biaya ¥100 per lembar.

Kuil Sensoji yang super ramai.

Setelah puas mengelilingi kuil tersebut, kami pun langsung menuju Tokyo Skytree. Jalan kaki sekitar 20 menit (melewati sungai Sumida) untuk sampai ke Tokyo Skytree (jauh banget kan ya?).

Abaikan muka kami😆

 

Kami sengaja ke Tokyo skytree untuk membeli Tokyo Banananya karena di Tokyo Skytree lah yang paling lengkap. Tokonya berada di blok pertama di lantai pertama Tokyo Solomachi.

Mallnya super ribet ya, kami kesasar beberapa kali. Dari hasil tanya orang baru ketemu deh. Kami beli rasa Chocolate (varian chocolate paling populer) dan Banana Shake untuk oleh-oleh buat keluarga. Untuk yang isi 4 sekitar ¥520, isi 8 sekitar ¥1050 dan yang isi 12 sekitar ¥1600.

Strawberry cakenya enak banget, 1 pc ¥195

Masih ada sekitar 5 jam-an sebelum ke airport, kami pun menyempatkan ke Daiba.  Akses ke Daiba: Dari stasiun Oshiage naik Asakusa line ke stasiun Shimbashi, dari stasiun Shimbashi lanjut naik yurikamome ke Daiba, membutuhkan sekitar 35 menit untuk sampai ke Daiba. Jfyi, Yurikamome bukan seperti kereta JR yang bermasinis loh melainkan kereta ban karet yang tanpa masinis, semua diatur oleh komputer. Untuk menikmati pemandangan indah Odaiba, duduk lah didekat Jendela kereta.
Odaiba adalah pulau buatan yang menghubungkan pusat kota Tokyo dengan Jembatan Rainbow. Sesampainya di Odaiba, kami langsung jalan kearah dek untuk   melihat patung Liberty. Bukan patung Liberty yang di Newyork loh, ini hanya replika yang terkenal di Odaiba.



Berhubung waktu kami lumayan mepet (hanya punya waktu sekitar 2 jam lebih), jam 7 malam sudah harus naik bus ke Airport maka kami cuma mengunjungi patung Liberty dan AquaCity Odaiba saja.

Saran sy sih kalau memang mau ke Odaiba, waktunya jangan kek kami yang terlalu mepet, jadi tidak puas dan malahan habis biaya transportasi saja padahal di Odaiba banyak tempat seru yang patut di kunjungi seperti Pallete Town yang dapat menikmati arena permainan seru dan pusat pembelanjaan yang bernama Venus Fort, gedung fuji Tv dan Diver City (sayangnya Gundamnya sudah dirobohkan).

Setelah dari AquaCity, kami pun balik ke Shinjuku. Akses sampai ke Shinjuku adalah Naik Yurikamome ke Shiodome,Ganti ke Oedo Line ke stasiun Shinjuku. 

Okay! This is my last blog about Japan Trip. Semoga bisa membantu dan menjadi referensi bagi yang mau berlibur ke Jepang!

Untuk membaca perjalanan 10 hari kami di Jepang, bisa baca post yang ini.

See you again in next post! 👋

Advertisements